Day 10 #30DayWritingChallenge

Aku tipe orang yang tidak pintar bergaul dengan orang lain, tidak heran jika aku hanya memiliki sedikit teman dekat. Biasanya aku hanya memiliki satu atau dua teman dekat saja saat sekolah, tetapi kemudian lost contact. Menyedihkan memang ya, tapi itulah realitanya. Semakin dewasa, orang-orang di sekitar kita, teman-teman yang banyak itu akan tereliminasi dan hanya menyisakan segelintir orang saja yang benar-benar bisa menjadi teman.

Write about a friend who never left your side

Sebut saja Namanya Intan, aku bertemu dia di SMA. Dia teman sekelasku saat kelas 1 dan 2. Ketika kelas 3, aku memilih masuk ke jurusan IPA dan dia masuk ke IPS. Lucunya, walau kemana-mana kami sering bareng, kami nggak pernah duduk sebangku lho saat di kelas.

best friend foreverAku dan Intan punya satu kesamaan, kami suka banget pergi ke warnet sepulang sekolah. Beberapa warnet di kota Sidoarjo pernah kami jelajahi. Mulai warnet yang dekat terminal yang lemot banget, warnet Titan yang legendaris di Sidoarjo hingga warnet libra yang lokasinya jauh banget di Gedangan.

Ada banyak sih kejadian unik dan lucu, aku bingung mau menyeritakan dari mana. Jadi mungkin aku rangkum saja poin-poinnya.

  • Menjelajahi semua warnet di Sidoarjo mulai dari Kluk-Kluk, Titan, Libra, dll
  • Ngebut gara-gara nyasar di Surabaya Utara dan takut dikejar kak ferdi
  • Keserempet motor saat di pertigaan Gramedia expo
  • Ke Surabaya dan mengalami ban motor bocor di sekitar DBL graha pena
  • Makan soto di warung soto mamanya sancai
  • Surat-suratan dikirim ke sekolah dengan gebetan virtual
  • Beli baju kembaran cuma beda warna
  • Nonton di bioskop delta plaza karena murah
  • Makan es pisang ijo di dekat IAIN
  • Ke perpustakaan Surabaya sebelahnya STIESIA dengan hanya mengandalkan peta atlas karena waktu itu belum ada google map
  • Memakai helm perang / helm cebok / helm proyek karena waktu itu belum wajib standar helm SNI
  • Sok-sokan mengutak-atik hp siemens punya bokap. Bisa membongkar tetapi nggak bisa mengembalikan
  • Telfon berjam-jam sepulang sekolah padahal ya setiap hari ketemu juga di kelas.
  • Dll

Sampai sekarang aku dan dia masih keep in touch. Kalau kebetulan aku pulang ke Sidoarjo, aku pasti menyempatkan untuk bertemu dengannya. Sayangnya waktu pulang kemarin aku nggak bisa ketemuan karena masih pandemi.

Tulisan ini adalah bagian dari 30 Day Writing Challenge, dimana aku akan menantang diri sendiri untuk menulis dari topik-topik yang sudah disiapkan selama 30 hari penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *