day 8. 30 day writing challenge

Day 8 #30DayWritingChallenge

Jika pertanyaan ini diberikan ke suamiku, dia akan dengan mudah menjawabnya ‘Alien’ dari luar angkasa! Ya, dia sangat terpukau pada mahkluk ini dan segala eksistensinya di bumi. Berbagai info dia cari tentang makhluk ini dan pengaruhnya dengan kehidupan manusia jaman dulu, dll.

Kalau aku akhir-akhir ini memikirkan bagaimana kehidupan kita setelah meninggal. Setiap kitab suci ymemiliki versi yang berbeda, tapi satu yang pasti.. kehidupan setelah kematian itu kekal dan selamanya.

What fascinates you about life and people around you?

Dalam agama Islam, kita tidak mengenal yang namanya reinkarnasi. Roh kita itu akan terus menunggu hingga kiamat tiba yang entah kapan datangnya kemudian kita akan diadili. Apakah kita akan masuk neraka ataukah surga. Jika begitu konsepnya, bayangkan sudah berapa triliun ruh yang Tuhan ciptakan dan terus menumpuk hingga hari penghakiman tiba.

Berbeda dengan agama dan kepercayaan lain. Ruh manusia diciptakan dengan jumlah tertentu yang sudah ditentukan Tuhan, tidak bertambah dan tidak berkurang. Turun dan hidup di bumi menjalani kehidupan dan setelah itu mati. Nah, ketika mati itu kita harus dalam keadaan suci agar bisa kembali padaNya, benar-benar seperti kertas kosong pada saat pertama kali manusia dilahirkan. Jika tidak, ya roh kita akan kembali terlahir menjadi manusia baru berulang kali seperti didaur ulang dengan harapan ketika kita mati lagi sudah dalam keadaan suci dan bersih.

Ketika roh manusia disandra di alam jin, menjadi budak setan karena sebelumnya saat di dunia mereka bersekutu dengan jin. Bisakah suatu hari mereka yang berdosa itu diampuni dan bisa bebas? Bisakah mereka tenang dan kembali pada Tuhan? Ataukah mereka harus menunggu hari kiamat baru bisa bebas?

Beberapa orang yang paham akah dunia metafisika pernah berkata bahwa ada manusia-manusia yang setelah meninggal tidak diterima oleh bumi dan juga tidak diterima oleh Tuhan karena dosa masa lalu mereka.

Itu saja sih yang membuatku terpukau dengan hidup ini, bahwa ada alam lain yang tidak kasat mata. Kita tinggal bukan hanya dikelilingi oleh orang-orang baik dan orang jahat, hewan yang unik dan tumbuh-tumbuhan langka, tetapi kita hidup berdampingan dengan mahkluk-makhluk lain. Lalu fakta adanya kehidupan lain setelah kita meninggal juga jangan kita abaikan. Di satu sisi kita terlalu memikirkan dunia dan seisinya, padahal sudah jelas-jelas hidup kita itu sangat singkat.

Bisakah nanti kita meninggal dalam keadaan husnul khotimah?

Tulisan ini adalah bagian dari 30 Day Writing Challenge, dimana aku akan menantang diri sendiri untuk menulis dari topik-topik yang sudah disiapkan selama 30 hari penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *